Jumat, 26 Juli 2024 Kegiatan Imunisasi Polio di selenggarakan di Kantor Desa Minangandala yang dihadiri oleh masyarakat Minangandala, Kader Posyandu dan tenaga kesehatan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi masa depan.
Sebelumnya, Pemerintah telah mengumumkan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dimulai pada tanggal 23 Juli 2024. Program ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Pemberian imunisasi akan dilakukan secara serentak di berbagai lokasi, termasuk posyandu, puskesmas, sekolah, dan pos pelayanan imunisasi terdekat.
Perlu kita ketahui bersama bahwa Poliomielitis, juga dikenal sebagai polio atau kelumpuhan infantil, adalah infeksi virus sistemik yang dapat dicegah dengan vaksin yang menyerang neuron motorik sistem saraf pusat (SSP). Secara historis, penyakit ini telah menjadi penyebab utama kematian, kelumpuhan akut, dan cacat seumur hidup, tetapi program imunisasi skala besar telah memberantas polio dari sebagian besar wilayah di dunia. Penyakit ini sekarang terbatas pada beberapa wilayah endemis dan berbagai upaya sedang dilakukan untuk memberantas virus polio liar (WPV) secara global. Infeksi WPV terakhir di Eropa terjadi pada tahun 1998 dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kawasan Eropa bebas polio pada tahun 2002. Pada tanggal 5 Mei 2014, WHO menyatakan penyebaran virus polio liar internasional pada tahun 2014 sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (PHEIC)(tautan eksternal)setelah terkonfirmasinya peredaran virus polio liar di beberapa negara dan terdokumentasinya ekspor virus polio liar ke negara lain. Sejak saat itu, penyebaran polio internasional tetap menjadi PHEIC.